Pinakosit

Slice of expression living in Alfina's moments.

Tuesday, February 25, 2020

Telusur Ruangan Ruang Belajar Aqil

      
Senin, 24 Februari 2020 pukul 13.00-15.00 WIB, kelas Sarjana Terapan Gizi dan Dietetika 2A berjumlah 39 mahasiswa dari kampus Politeknik Kesehatan Kemenkes Malang melakukan observasi di Ruang Belajar Aqil (RBA). Tempat ini berada di Jl. Cempaka nomor 1, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Dalam observasinya, 39 mahasiswa dibagi menjadi bebrapa kloter, masing-masing kloter beranggotakan 7-10 mahasiswa, yang dipandu oleh 1 relawan untuk menelusuri RBA.

Telusur Ruangan atau room tour yang diikuti oleh Saya dipandu oleh Mas Zidan, yang merupakan relawan tetap di RBA. Bersama Mas Zidan, roomtour yang dilakukan meliputi ruangan literasi, kebun edukasi, ruang belajar utama, ruang pengelola, ruang desiminasi, ruang rekreasi, dan ruang program. Dalam perjalanan di setiap ruangan menghabiskan waktu yang cukup lama yaitu 1,5 jam. Waktu tersebut digunakan untuk bercerita dan berdiskusi mengenai sejarah RBA, bagaimana RBA bisa terbentuk, bagaimana RBA dapat mendapatkan buku, bagaimana relawan dan staf magang berkegiatan, hingga jam operasional RBA. memaparkan ilmu-ilmu manajemen yang diberlakukan di RBA, seperti perencanaan program kerja, output, sasaran, dan kolaborator yang terkait RBA.

Dalam perjalanan telusur ruangan, Saya mendapatkan banyak sekali informasi mengenai RBA. RBA telah berdiri sejak 10 tahun yang lalu, tepatnya tahun 2020. RBA merupakan sistem yang diadakan secara non-profit atau tidak mengambil keuntungan dalam beroperasional. Adapun yang menyumbangkan buku-buku untuk dibaca di ruang literasi adalah para donator. Kegiatan lain yang juga dilakukan selain literasi adalah kegiatan pembahasan skripsi, yang dilakukan oleh KRS +. Kegiatan ini dilakukan dan diharapkan dapat  membantu pengerjaan skripsi atau tugas akhir perkuliahan, meningkatkan daya nalar, dan meningkatkan skill kolaborasi. Adapun sistem yang dilakukan adalah 4 tahap presentasi oleh pembuat skripsi, dan dilanjutkan dengan saran oleh para peserta KRS + dan 1 mentor. Selain skripsi, RBA memiliki jadwal program binaan yang terstruktrur terplotting di setiap daerahnya di area Malang raya hingga Kota Batu. Untuk memperlancrar seluruh kegiatan RBA, para relawan diklasifikasikan menurut jenis-jenisnya, pembukuan uang dan transparansi dana dipaparkan guna mengetahui pemasukan dan pengeluaran kegiatan RBA. RBA juga memberlakukan sistem peminjaman buku. Buku tersebut dapat dipinjam oleh pengunjung dengan cara mendaftar anggota, menyertakan KTP/KTM, lalu dapat dipinjam hingga 2 minggu.

 Kegiatan dalam RBA berkaitan sangat erat sekali dengan implementasi ilmu manajemen. Seluruh program kerja dan pelaksanaannya dilakukan dengan perencanaan, target atau sasaran yang jelas, relawan yang mengetahui tugas pokok dan fungsi masing-masing, dan sistem yang memberi kenyamanan. Mas Zidan pun mengatakan bahwa jika terdapat masalah dalam RBA, seluruh komponen yang berada di RBA turut menganalisis masalah, dan memikirkan pemecahan masalah, dan mencegah agar masalah tersebut terjadi.

Saya sebagai salah satu pengunjung RBA mengapresiasi adanya RBA yang dapat beroperasi dengan baik dengan manajemen yang mantap selama 10 tahun ini. Saya tertarik membaca buku- buku di RBA yang diantaranya banyak yang Saya minati. Untuk kedepannya, saya harap RBA mendapatkan subsidi dari pemerintah untuk mendukung program literasi, yang dapat mencerdaskan kehidupan bangsa.