KIAT-KIAT MENULIS ARTIKEL BEBAS PLAGIASI
ALFINA NUR ISYROFI
D4 1A
Plagiarisme
adalah dosa tak termaafkan dalam komunitas ilmiah
Dalam dunia pendidikan, seorang
pelajar dituntut mengerjakan tugas. Adapun tugas yang marak dijumpai adalah
tugas menulis. Tugas menulis disajikan dalam bentuk dengan ragam ilmiah. ragam
ilmiah. Tidak jarang, pelajar akan melakukan plagiarism dalam karya. Di artikel
ini, penulis akan mengagkat isu Plagiarisme.
Plagiarisme adalah anak kandung
dari kultur “suka mengambil jalan pintas” dan “tidak adanya sikap menghargai
proses” serta “tidak adanya rasa tanggung jawab” terhadap sikap dan perilakunya
sendiri. Kamus Dewan pula mendefinasikan
plagiat sebagai perbuatan meniru, mencontoh karangan (tulisan, hasil kerja
orang lain) atau mengutip karangan orang lain (tanpa izin penulis asal).
Plagiat juga dianggap sebagai mencedok, yaitu mencedok ciptaan orang lain dan
menyiarkannya sebagai ciptaan sendiri.
Terdapat beberapa
faktor penyebab mengapa seseorang itu melakukan plagiasi, diantaranya seperti
yang berikut :
1. Kesuntukan masa dan tiada idea dalam menyiapkan sesuatu tugasan
2. Sikap mereka yang melakukan plagiat itu sendiri
3. Kurang pendedahan tentang plagiat dan undang-undang hak cipta
1. Kesuntukan masa dan tiada idea dalam menyiapkan sesuatu tugasan
2. Sikap mereka yang melakukan plagiat itu sendiri
3. Kurang pendedahan tentang plagiat dan undang-undang hak cipta
Maka
dengan adanya tombol copy/cut atau
salin, dan paste atau letakkan.
seseorang bisa langsung menyalin teks yang ada di dalam bacaan. Orang dengan
mudah memindahkan ide milik orang lain. Sebagai sanksinya, plagiasi tersebut
mahasiswa bisa dicabut statusnya sebagai mahasiswa, dan pembatalan ijazah apabila mahasiswa telah lulus dari suatu program,
sesuai Permendiknas RI No.
17 Tahun 2010 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Plagiat di PT.
Menghindari
plagiarisme bisa dilakukan dengan berbagai cara. Prinsip yang harus dipegang
dalam penulisan adalah orisinalitas. Bisa dibayangkan jika karya kita diplagiasi
orang lain, apa yang dirasakan? Tentunya tidak rela dan akan dibalut amarah. Maka
menyalin harus sesuai ketentuan, karena dari awal prinsip tersebut seyogyanya
ditanamkan di pikiran kita agar tidak berbuat plagiasi. Berikut adalah tips
agar tidak plagiasi dalam penulisan artikel.
1.
Menggunakan Kutipan
Kutipan
adalah kunci anti-plagiarisme. Kutipan memiliki 2 model, yaitu kutipan langsung
dan tidak langsung. Menurut Widyartono (2018:18), Kutipan langsung merupakan
kegiatan salin-timpa. Kewajiban atas kegiatan salin-timpaini adalah
mencantumkan sumber rujukan. Kegiatan salin-timpa memiliki rasa bangga yang
rendah bagi penulis. Kutipan ini hanya mengutip apa yang dikatakan penulis,
2.
Pahami beberapa
aturan dasar hak cipta. Plagiarisme bukan sekadar praktik akademik yang
buruk, tetapi juga melanggar hukum kalau memang terjadi pelanggaran hak cipta.
Pahami poin-poin berikut agar Anda tetap taat hukum:
Secara
sederhana, fakta tidak dilindungi hak cipta. Artinya, Anda boleh menggunakan
semua fakta yang Anda temukan untuk mendukung karya tulis Anda.
Walau
fakta tidak dilindungi hak cipta, kalimat yang digunakan untuk
mengekspresikannya dilindungi hak cipta. Terutama kalau susunan kalimat itu
orisinal atau unik (hak cipta melindungi ungkapan orisinal). Anda bebas
mencantumkan informasi dari literatur lain dalam artikel Anda, tetapi gunakan
kalimat Anda sendiri untuk mengekspresikannya. Triknya, ambil fakta yang ada,
kemudian sampaikan fakta itu dalam kalimat Anda sendiri. Tiap frase bisa
berbeda. Menambahkan koma saja tidak cukup. Mengubah tata bahasa bisa jadi
solusi.
Penulis
akan mengambil peran Dikarenakan merupakan ragam ilmiah, maka dalam
penulisannya, artikel diharuskan memenuhi kriteria berupa : asli/autentik, objektif, lugas, padat, jelas, logis,
sistematis, konsisten (Presentasi Bp. Didin, Ragam Ilmiah).
DAFTAR
PUSTAKA
(2015, March 30). Retrieved December Wednesday, 2018, from
Wordpress:
https://sivitasakademika.wordpress.com/2015/03/30/kiat-kiat-penulisan-artikel-ilmiah-dalam-jurnal-ilmiah-internasional/
id.wikihow.com/Menghindari-Plagiat. (2016, December Monday). Retrieved December 3, 2018, from
Menghindari-Plagiat: https://id.wikihow.com/Menghindari-Plagiat
jadditahu.com.
(2017, Juli). Retrieved Desember Rabu, 2018, from /www.jadditahu.com/2017/07/cek-keunikan-arikel-blog-smallseotools-copyscape.html
Widyartono, Didin. (2018). Panduan Menulis Karya Ilmiah di
Perguruan Tinggi. In D. Widyartono, Bahasa Indonesia Riset (pp.
18-22). Malang: UM Press.
Widyartono, Didin. (2018). Panduan Menulis Karya Ilmiah di
Perguruan Tinggi. In D. Widyartono, Bahasa Indonesia Riset (pp.25).
Malang: UM Press.